Mengungkap Kekayaan Etnobotani: Pemanfaatan Tumbuhan Obat dalam Jamu Legendaris di Kampung Jamu Kromengan Kabupaten Malang

Authors

  • Celena Qonitah Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang Nomor 5, Malang, Jawa Timur 65145, Indonesia
  • Mochamad Ringga Febriansyah Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang Nomor 5, Malang, Jawa Timur 65145, Indonesia
  • Natasya Aurellya Putri Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang Nomor 5, Malang, Jawa Timur 65145, Indonesia
  • Fahrul Ghani Muhaimin Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang Nomor 5, Malang, Jawa Timur 65145, Indonesia
  • Heni Refdiana Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang Nomor 5, Malang, Jawa Timur 65145, Indonesia
  • Anas Bagaskara Witanto Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang Nomor 5, Malang, Jawa Timur 65145, Indonesia
  • Ayu Chandra Mustikasari Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang Nomor 5, Malang, Jawa Timur 65145, Indonesia
  • Nafi’ Windy Kharisma Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang Nomor 5, Malang, Jawa Timur 65145, Indonesia
  • Syifa Nabila Firdausya Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang Nomor 5, Malang, Jawa Timur 65145, Indonesia
  • Susriyati Mahanal Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang Nomor 5, Malang, Jawa Timur 65145, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36312/biocaster.v6i3.1369

Keywords:

Ethnobotany, Traditional Jamu, Kromengan Jamu Village, Local Knowledge, Medicinal Plants

Abstract

Traditional knowledge regarding the utilization of medicinal plants as ingredients for traditional herbal medicine (jamu) in Karangrejo Village, Kampung Jamu Kromengan, represents a form of local wisdom that is still maintained by the community. This study aimed to identify the diversity of medicinal plants and analyze their utilization levels based on quantitative ethnobotanical indices. The research employed a mixed-method approach with an exploratory sequential design through interviews, observations, documentation, and questionnaire surveys. The results revealed 12 species of medicinal plants belonging to 6 families, with the Zingiberaceae family dominating (7 species). Rhizomes were the most frequently utilized plant part, with a PPUV value of 48.8%, indicating the community’s high reliance on rhizomatous plants in jamu preparation. The highest ICF value (0.97) in the categories of relieving muscle aches and increasing appetite indicated a strong level of community agreement regarding the use of certain plants for these health conditions. The highest RFC values were found in kencur and rice, the highest SUV in turmeric, the highest FUV in the Zingiberaceae family, and the highest FL in temulawak for increasing appetite, indicating that plants from the Zingiberaceae family have high utilization, trust, and ethnobotanical importance in traditional jamu practices. In conclusion, jamu practices in Karangrejo Village are dominated by the use of rhizomatous plants, which play an important role in traditional medicine and reflect the strong local knowledge of the community regarding the use of medicinal plants.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia, K., Nurlaila, A., & Hendrayana, Y. (2023). Etnobotani Tumbuhan Berguna pada Masyarakat Desa Legokherang Kecamatan Cilebak Kabupaten Kuningan. Journal of Forestry And Environment, 6(1), 18–28. https://doi.org/10.25134/jfe.v6i1.9069

Ananda, R. S., & Suprihati. (2023). Etnobotani Tumbuhan Obat yang Dijual di Blok Bahan Jamu Pasar Raya Salatiga. Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi, 11(2), 1803–1817. https://doi.org/10.33394/bioscientist.v11i2.9486

Asy-Syifa, B., Gammaputri, Z. A., Shabrina, S. N., & Akhsani, Y. (2025). Tumbuhan Alam sebagai Mitra Manusia: Kencur dalam Penyembuhan Batuk. Arus : Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(3), 4947–4954. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.2050

Bhagawan, W. S., Nurfatma, A., & Suproborini, A. (2023). Etnofarmasi pada Pengobat Tradisional di Kabupaten Ngawi: Upaya Pelestarian Pengetahuan Jamu Cekok. Journal of Islamic Pharmacy, 8(1), 7–13. https://doi.org/10.18860/jip.v8i1.17746

BPS. (2025). Kabupaten Malang dalam Angka 2025. Malang: Badan Pusat Statistik Kabupaten Malang.

Daeli, D. Y. (2023). Studi Etnobotani Tanaman Obat Tradisional pada Masyarakat di Desa Orahili Kecamatan Sirombu Kabupaten Nias Barat. Tunas : Jurnal Pendidikan Biologi, 4(1), 1–16. https://doi.org/10.57094/tunas.v4i1.856

Dewi, I. K., Salsabila, A. S., Mahmudah, A. A., Widiarsari, C. E., A’isyi, F. S., Alkogajeva, G., & Amanda, L. (2022). Penyuluhan dan Pelatihan Ramuan untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh. Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 14–21. https://doi.org/10.37341/jurnalempathy.v0i0.89

Firdausi, H. Z., Putri, S. P., Wardani, W. K., Margasari, H., & Jasmine, K. (2022). Artikel Review: Bioaktivitas dari Tanaman Asam Jawa (Tamarinda indica). Indonesian Chemistry and Application Journal, 5(2), 77–86. https://doi.org/10.26740/icaj.v5i2.32625

Hafizah, N., & Fitmawati. (2024). Studi Etnobotani Pemanfaatan Zingiberaceaceae oleh Masyarakat Melayu di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau. Al-Kauniyah : Jurnal Biologi, 17(1), 32–45. http://dx.doi.org/10.15408/kauniyah.v16i2.1.24374

Harahap, F. R., & El Amady, M. R. (2022). Praktik Pengobatan Suku Sakai di Dusun Batin Sobanga, Riau. Etnoreflika : Jurnal Sosial dan Budaya, 11(1), 1–16. https://doi.org/10.33772/etnoreflika.v11i1.1252

Hasanah, R., Kurniawan, R. A., & Rifa’i, M. R. (2023). Ethnobotanical Study of Jamu Gendong in the Perspective of the Kulon Pasar Community Jember Kidul Village. Insecta : Integrative Science Education and Teaching Activity Journal, 4(1), 9–18. https://doi.org/10.21154/insecta.v4i1.5438

Hastuari, F. A., Sufanniyah, A., Dewi, A. R., Maghfiroh, E. F., & Prajoko, S. (2023). Konservasi Tanaman Obat Keluarga Unggulan sebagai Bahan Jamu Tradisional. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 58–67. https://doi.org/10.46843/jmp.v2i2.286

Hidayah, I., Hardiansyah, & Noorhidayati. (2022). Keanekaragaman Herba di Kawasan Mangrove Muara Aluh-Aluh. Al-Azhar : Jurnal Indonesia Seri Sains dan Teknologi, 7(1), 58-71. https://doi.org/10.36722/sst.v7i1.1090

Ilmawati, E. M., Rodinih, Rangkuti, M. S., & Purba, S. R. (2025). Formulasi Jamu Instan Kering Kombinasi Kunyit (Curcuma domestica Val.) dan Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) sebagai Penambah Nafsu Makan. Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer, 5(4), 1–9. https://doi.org/10.59894/jpkk.v5i4.1026

Kasrina, Cahyati, I. P., & Hidayat, S. (2023). Studi Etnobotani Jenis Keanekaragaman Tanaman Hias pada Masyarakat Desa Air Sempiang Kabupaten Kepahiang. In Prosiding Seminar Nasional Biologi (pp. 288-297). Bengkulu, Indonesia: Fakultas Kegururan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu.

Khoerunisa, S. R., Qowiyyah, A., & Hasyul, S. F. P. (2022). Review: Aktivitas Imunostimulan dari Famili Malvaceae. Jurnal Sains dan Kesehatan, 4(5), 523–533. https://doi.org/10.25026/jsk.v4i5.754

Khoiriyah, Z., Adriadi, A., & Husnudin, U. B. (2025). Pemanfaatan Tumbuhan Ritual: Eksplorasi Etnobotani dalam Kegiatan Adat Masyarakat Melayu Jambi Seberang Kota Jambi. Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP), 5(2), 77–95. https://doi.org/10.23971/tx0enh53

Kurniati, F., Effendi, I., & Kurniawan, R. (2025). Potensi Farmakologis dan Aplikasi Industri Daun Sirih (Piper betel L.): Sumber Bioaktif untuk Kesehatan dan Inovasi Produk Herbal. Agriculture and Biological Technology, 3(1), 1–5. https://doi.org/10.61761/agiotech.3.1.1-5

Lestari, D., Koneri, R., & Maabuat, P. V. (2021). Keanekaragaman dan Pemanfaatan Tanaman Obat pada Pekarangan di Dumoga Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Jurnal Bios Logos, 11(2), 82-93. https://doi.org/10.35799/jbl.11.2.2021.32017

Lolan, M., Sebo, O., Nau, G. W., & Missa, H. (2024). Identifikasi Jenis Tumbuhan Obat yang Digunakan untuk Mengobati Penyakit pada Manusia oleh Masyarakat Desa Tanalein Kecamatan Solor Barat Kabupaten Flotim. Jurnal Pendidikan Biologi, 2(1), 247–253.

Mairani, F., Marpaung, J. K., Utama, R. F., Tarigan, B. B., & Fitri, W. (2026). Jurnal Review : Aktivitas Biologis Jamu, Obat Herbal Terstandar, dan Fitofarmaka sebagai Antiinflamasi. Jurnal Farmasi SYIFA, 4(1), 47–55. https://doi.org/10.63004/jfs.v4i1.1007

Marbun, S. S., Purba, V. M. L., Hutabarat, S. N., Gultom, J. D. T., Siahaan, K. L., & Situmorang, M. V. (2025). Mengidentifikasi Pemanfaatan Tanaman Obat Bagi Masyarakat Desa Huta Raja Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara. EduGrows : Education and Learning Review, 1(2), 90–118. https://doi.org/10.69836/edugrows.v1i2.111

Maulana, R., Ernawita, E., & Malik, A. (2025). Kajian Etnobotani dan Strategi Konservasi Jeruk Lokal Aceh. Jurnal Ilmu Lingkungan, 23(3), 605–615. https://doi.org/10.14710/jil.23.3.605-615

Maulia, W., Susanti, T., & Andesmora, E. V. (2024). Ethnobotany of Medicinal Plants in the Sumber Harum Village Community, South Sumatra. Indonesian Journal of Science and Education, 8(2), 98–106. https://doi.org/10.31002/ijose.v8i2.1358

Miles, M. B., & Huberman, M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. London: SAGE Publications

Musfiroh, H. F., & Qomariah, U. K. N. (2024). Inventarisasi Tumbuhan Berkhasiat Obat di Lingkungan Pondok Pesantren Fathul Ulum Jombang. Exact Papers in Compilation (EPiC), 6(2), 21–29. https://doi.org/10.32764/epic.v6i2.1139

Muzakki, M. N., Rosyida, A., Fatikha, I. N., & Hayya, A. W. (2025). Kajian Etnobotani, Etnomedisin, dan Etnoekonomi Kencur (Kaempferia galanga) pada Masyarakat Desa Klambu Kabupaten Grobogan. Sehatmas : Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 4(3), 741–756. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v4i3.5692

Raslina, H., Dharmawibawa, I. D., & Safnowandi, S. (2016). Diversity of Medicinal Plants in National Park of Rinjani Mountain in Order to Arrange Practical Handout of Phanerogamae Systematics. Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi, 4(1), 1-6. https://doi.org/10.33394/bioscientist.v4i1.210

Ratnasari, Y., Hayati, A., & Rahayu, T. (2025). Kajian Etnobotani dan Distribusi Familia Zingiberaceae di Beberapa Desa di Wilayah Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang. Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience-Tropic), 11(1), 9–19. https://doi.org/10.33474/ejbst.v11i1.404

Safitri, & Gustina. (2022). Edukasi Kunyit Asam Pereda Dismenorea. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 4(2), 178-187. https://doi.org/10.36565/jak.v4i2.306

Shifa, H. N., Marliani, L., & Suhardiman, A. (2023). Senyawa Aktif Monoterpenoid dan Sesquiterpenoid dari Minyak Atsiri Rimpang Suku Zingiberaceae. Jurnal Ilmiah Farmasi, 19(2), 195–208. https://doi.org/10.20885/jif.vol19.iss2.art17

Sofiyana, M. S., Amarlita, D. M., & Ningrum, P. M. (2026). Ethnobotanical Analysis of Medicinal and Cosmetic Plants Using Use Value and Informant Consensus Factor in Blitar. Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan, 10(2), 647–658. https://doi.org/10.33503/ebio.v10i02.2672647

Subhaktiyasa, P. G. (2024). Menentukan Populasi dan Sampel : Pendekatan Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(4), 2721–2731. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i4.2657

Suhendy, H., Alvionita, V., & Rahmiyani, I. (2024). Studi Etnomedisin Tumbuhan Obat Antipiretik dan Antigastritis pada Masyarakat Desa Sirnabaya Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis. Pharmacoscript, 7(2), 391–412. https://doi.org/10.36423/pharmacoscript.v7i2.1775

Syamswisna. (2025). Kajian Etnobotani Famili Zingiberaceae yang Dimanfaatkan oleh Masyarakat Desa Raut Muara Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat. JPSP (Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan), 5(1), 106–117. https://doi.org/10.23971/jpsp.v5i1.9374

Syari, D. M., Samosir, S. R., Siagian, H. S., & Andini, T. (2025). Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Biji Buah Pinang Muda (Semen areca catechu l.) terhadap Jamur Candida albicans. JIFI (Jurnal Ilmiah Farmasi Imelda), 8(2), 142–149. https://doi.org/10.52943/jifarmasi.v8i2.1843

Tefu, M. O., R Sabat, D., Muki, S., & Taek, D. (2023). The Use Value of Medicinal Plant Species of Dawan (Amanatun) Community in Hoineno Village, South Central Timor District. Biosfer : Jurnal Tadris Biologi, 13(2), 149–162. https://doi.org/10.24042/biosfer.v13i2.13927

Trianti, K., Sari, C. G., Khasanah, S. U., Imandasari, R., Cholifah, J. N., Udi, M., & Cintya, O. M. (2021). Meningkatkan Keawetan Jamu Tradisional sebagai Upaya Optimalisasi Produk Unggulan Desa Karangrejo. Janayu : Jurnal Pengabdian dan Peningkatan Mutu Masyarakat, 2(2), 107–113. https://doi.org/10.22219/janayu.v2i2.15785

UNESCO. (2023). Jamu Wellness Culture. Paris: UNESCO Intangible Cultural Heritage.

WHO. (2025). Traditional Medicine Use Now a Global Reality. Geneva: World Health Organization.

Windirianti, R., Mardatillah, R., Islamay, Y. P., Ahmad, A., & Majid, A. (2021). Etnomedicine melalui Penggunaan Daun Cemangi pada Masyarakat Pammana Kabupaten Wajo. Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 181–190. https://doi.org/10.56338/pjkm.v11i2.2157

Downloads

Published

2026-07-06

How to Cite

Qonitah, C., Febriansyah, M. R., Putri, N. A., Muhaimin, F. G., Refdiana, H., Witanto, A. B., Mustikasari, A. C., Kharisma, N. W., Firdausya, S. N., & Mahanal, S. (2026). Mengungkap Kekayaan Etnobotani: Pemanfaatan Tumbuhan Obat dalam Jamu Legendaris di Kampung Jamu Kromengan Kabupaten Malang. Biocaster : Jurnal Kajian Biologi, 6(3), 1355–1377. https://doi.org/10.36312/biocaster.v6i3.1369