Pengaruh Pembelajaran Ethno-Deep Learning terhadap Literasi Budaya Siswa

Authors

  • Baiq Zulfah Purni Sari Ningrum Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Sains, Teknik, dan Terapan, Universitas Pendidikan Mandalika, Jalan Pemuda Nomor 59A, Mataram, Nusa Tenggara Barat 83125, Indonesia
  • Agus Muliadi Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Sains, Teknik, dan Terapan, Universitas Pendidikan Mandalika, Jalan Pemuda Nomor 59A, Mataram, Nusa Tenggara Barat 83125, Indonesia
  • Laras Firdaus Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Sains, Teknik, dan Terapan, Universitas Pendidikan Mandalika, Jalan Pemuda Nomor 59A, Mataram, Nusa Tenggara Barat 83125, Indonesia
  • Sri Nopita Primawati Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Sains, Teknik, dan Terapan, Universitas Pendidikan Mandalika, Jalan Pemuda Nomor 59A, Mataram, Nusa Tenggara Barat 83125, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36312/biocaster.v6i3.1648

Keywords:

Ethno-Deep Learning, Cultural Literacy

Abstract

Enhancing students' cultural literacy is crucial amidst the currents of globalization that are causing shifts in local cultural values. Conventional teaching methods are considered inadequate for meaningfully integrating local culture into the learning process. Therefore, instructional innovation is needed to combine local wisdom with a deep learning approach specifically, through "ethno-deep learning." This study aims to determine the impact of ethno-deep learning on students' cultural literacy. A quasi-experimental method with a post-test-only control group design was employed. The study population consisted of all Grade X students at SMA Islam Al Azhar NW Kayangan, North Lombok Regency, during the 2025/2026 academic year. A saturated sampling technique was used, meaning the entire population served as the sample; this comprised two classes: a treatment group of 20 students and a comparison group of 20 students. Data collection instruments included a cultural literacy questionnaire and an observation sheet to monitor the implementation of instruction. The data were analyzed using the Mann-Whitney U test to determine whether there was a significant difference in cultural literacy between the treatment and comparison groups. The analysis revealed significant differences between the groups across all dimensions of cultural literacy: understanding cultural complexity, knowledge of one's own culture, and cultural concern. This was evidenced by a Mann-Whitney U test significance value of 0.000 (Sig ≤ 0.1), leading to the rejection of the null hypothesis (H0) and the acceptance of the alternative hypothesis (H1). The study concludes that ethno-deep learning significantly influences students' cultural literacy. This approach proved effective in enhancing students' understanding, awareness, and concern regarding culture through a learning process that is contextual, meaningful, and student-centered.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andayani, Y., Anwar, Y. A. S., & Hadisaputra, S. (2021). Pendekatan Etnosains dalam Pelajaran Kimia untuk Pembentukan Karakter Siswa: Tanggapan Guru Kimia di NTB. Jurnal Pijar MIPA, 16(1), 39–43. https://doi.org/10.29303/jpm.v16i1.2269

Aryanto, S., Meliyanti, M., Amelia, D., Maharbid, D. A., Gumala, Y., & Gildore, P. J. E. (2025). Pembelajaran Literasi dan Numerasi melalui Deep Learning: Pendekatan Transformasional di Sekolah Dasar. Journal of Professional Elementary Education, 4(1), 49-57. https://doi.org/10.46306/jpee.v4i1

Fahrozy, F. P. N., Irianto, D. M., & Kurniawan, D. T. (2022). Etnosains sebagai Upaya Belajar secara Kontekstual dan Lingkungan pada Peserta Didik di Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(3), 4337–4345. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i3.2843

Gumilar, G., Hidayati, F. R. N., Mindaryani, Y., Desstya, A., & Hidayati, Y. M. (2024). Pembelajaran IPA Berbasis Etnosains pada Materi Struktur Tumbuhan dan Fungsinya di Sekolah Dasar. Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA, 6(2), 476–484. https://doi.org/10.29100/.v6i2.5083

Haniifah, A., Harsan, T., & Murtiningsih, I. (2024). Efektivitas Literasi Budaya dan Kewargaan dalam Meningkatkan Kebhinekaan Global di SMP. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(5), 5792–5803. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i5.7529

Helaluddin. (2018). Desain Literasi Budaya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi. Estetik : Jurnal Bahasa Indonesia, 1(2), 101–116. https://doi.org/10.29240/estetik.v1i2.582

Jalaludin. (2021). Upaya Menumbuhkan Budaya Literasi di Kalangan Mahasiswa. Literasiologi, 7(1), 1–19. https://doi.org/10.47783/literasiologi.v7i1.272

Nawir, M., Rosliah, Hidayah, N., & Nurasiah, S. (2025). Konsep Dasar Literasi Budaya. Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(4), 1662–1667. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i4.9078

Pareda. (2024). Pengembangan Keterampilan Sosial Siswa melalui Pendekatan Pembelajaran Kolaboratif. JPT : Jurnal Pendidikan Tematik, 5(2), 286–291. https://doi.org/10.62159/jpt.v5i2.1567

Rahayu, R., Iskandar, S., & Abidin, Y. (2022). Inovasi Pembelajaran Abad 21 dan Penerapannya di Indonesia. Jurnal Basicedu, 6(2), 2099–2104. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2082

Rahmawati, F., & Atmojo, I. R. W. (2021). Etnosains Pasar Terapung Kalimantan Selatan dalam Materi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(6), 6280–6287. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1809

Senjawati. (2020). Peran Guru Kelas dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa pada Pembelajaran IPA melalui Pembelajaran Berbasis Etnosains. Integrated Science Education Journal, 1(2), 44–48. https://doi.org/10.37251/isej.v1i2.78

Septiana, E., Sari, D. M., Dewi, I. P., Zainuri, A., & Zahra, F. F. (2025). Administrasi dan Supervisi Pendidikan Islam Deep Learning dan AI Kurikulum Berbasis Cinta pada Madrasah Ibtidaiyah. Indonesian Journal of Education, 2(3), 214–218. https://doi.org/10.71417/ije.v2i3.1312

Sholikhah, N. (2022). Literasi Budaya dan Kewargaan pada Pembelajaran Abad 21. Koloni : Jurnal Multidisiplin Ilmu, 1(4), 721–727. https://doi.org/10.31004/koloni.v1i4.415

Shufa, N. K. F. (2018). Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar: Sebuah Kerangka Konseptual. Inopendas : Jurnal Ilmiah Kependidikan, 1(1), 48–53. https://doi.org/10.24176/jino.v1i1.2316

Simarmata, R. O., Panjaitan, Y. M., Melisa, S., Ndururu, N. M., & Situmeang, T. R. (2024). Peningkatan Kemampuan Literasi Anak dan Remaja di Desa Merdeka Kecamatan Merdeka. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 5(2), 1866–1870. http://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i2.2988

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV Alfabeta.

Suwandi, Putri, R., & Sulastri. (2024). Inovasi Pendidikan dengan Menggunakan Model Deep Learning di Indonesia. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Politik, 2(2), 69–77. https://doi.org/10.61476/186hvh28

Winandar, A. K., Winantu, Laem, O. L., Antoh, M., & Sari, N. P. (2023). Model Pembelajaran Kontekstual Berbasis Budaya Lokal dalam Pendidikan Anak Usia Dini di Papua. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(4), 627–637. https://doi.org/10.5281/zenodo.16546123

Yolanda, A., Astuti, D., Fitria, E., Annisa, R. R., Hestiana, S. D., Destrineli, D., & Sofwan, M. (2025). Dampak Positif Implementasi Pendidikan Berbasis Budaya pada Era Globalisasi di SDN 113/IV Kota Jambi. JGK (Jurnal Guru Kita), 9(2), 296–305. https://doi.org/10.24114/jgk.v9i2.64413

Yuliana, I. (2017). Pembelajaran Berbasis Ethnosains dalam Mewujudkan Pendidikan Karakter Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 1(2), 98–106. https://doi.org/10.30651/else.v1i2a.1051

Zahrika, N. A., & Andaryani, E. T. (2023). Kurikulum Berbasis Budaya untuk Sekolah Dasar: Menyelaraskan Pendidikan dengan Identitas Lokal. Pedagogika : Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 3(2), 163–169. https://doi.org/10.57251/ped.v3i2.1124

Downloads

Published

2026-07-22

How to Cite

Ningrum, B. Z. P. S., Muliadi, A., Firdaus, L., & Primawati, S. N. (2026). Pengaruh Pembelajaran Ethno-Deep Learning terhadap Literasi Budaya Siswa. Biocaster : Jurnal Kajian Biologi, 6(3), 1625–1635. https://doi.org/10.36312/biocaster.v6i3.1648