Pengaplikasian Program Vitamin Ternak TeBing (Temulawak Kambing) di Desa Kalisat Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso

Authors

  • Akhmad Munif Mubarok Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jember, Jalan Kalimantan Nomor 37, Jember, Jawa Timur 68121, Indonesia
  • Liza Ayu Dwi Kharisma Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jember, Jalan Kalimantan Nomor 37, Jember, Jawa Timur 68121, Indonesia
  • Mahega Cindya Firliyanti Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Jember, Jalan Kalimantan Nomor 37, Jember, Jawa Timur 68121, Indonesia
  • Achmad Ismail Program Studi Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jember, Jalan Kalimantan No. 37, Jember, Jawa Timur 68121, Indonesia
  • Yusnan Hadi Mochtar Program Studi Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jember, Jalan Kalimantan No. 37, Jember, Jawa Timur 68121, Indonesia
  • Kurniawati Sa’adah Program Studi Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jember, Jalan Kalimantan No. 37, Jember, Jawa Timur 68121, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36312/nuras.v6i3.1698

Keywords:

Community Empowerment, Goat Farming, Temulawak, Livestock Vitamin

Abstract

Goat farming in Kalisat Village continues to face issues regarding low productivity due to traditional husbandry practices and a lack of nutritional supplementation. This community service program in Kalisat Village, Ijen District, Bondowoso Regency, aimed to improve goat health and productivity through the implementation of "TeBing" (Temulawak-based goat vitamin), a supplement utilizing local resources. The methods employed included observation, interviews, Focus Group Discussions (FGD), outreach activities, training on vitamin production, and monitoring and evaluation. The results demonstrated an improvement in the farmers' understanding and skills regarding the independent production and application of TeBing vitamins. The distribution and monitoring of Temulawak (Java ginger) planting stock supported the sustainable supply of local raw materials. This program contributes to strengthening farmer self-reliance and fostering a goat farming system that is healthier, more productive, and sustainable.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achjar, K. A. H., Rusliyadi, M., Zaenurrosyid, A., Rumata, N. A., Nirwana, I., & Abadi, A. (2023). Metode Penelitian Kualitatif: Panduan Praktis untuk Analisis Data Kualitatif dan Studi Kasus. Jambi: PT Sonpedia Publishing Indonesia.

Afriansyah, A., & Sukmayadi, T. (2022). Nilai Kearifan Lokal Tradisi Sedekah Laut dalam Meningkatkan Semangat Gotong Royong Masyarakat Pesisir Pantai Pelabuhan Ratu. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(1), 38-54. https://doi.org/10.23917/sosial.v3i1.549

Atifah, Y., Gandasari, D., & Harry. (2021). Pengaruh Pemberian Temulawak (Curcuma xhanthorrhiza) terhadap Pertambahan Bobot Badan Kambing di Desa Sukaresik, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis. Jurnal Triton, 12(2), 59-65. https://doi.org/10.47687/jt.v12i2.211

Avika, G. & Abdullah, D. (2025). Curcuma xanthorrhiza Roxb. In Digestive Health Management: A Systematic Review of Pharmacological and Ethnomedical Evidence. Nusantara Hasana Journal, 4(12), 237–240. https://doi.org/10.59003/nhj.v4i12.1442

Ediwijoyo, S. P., Yuliyanto, W., & Waluyo, A. (2020). Meningkatkan Pelayanan Publik di Desa Padureso Kecamatan Padureso Kebumen dengan Sosialisasi dan Penyuluhan Tata Kelola Administrasi Desa. Jurpikat (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat), 1(3), 354-363. https://doi.org/10.37339/jurpikat.v1i3.412

Fabanyo, R. A., Agung, I. G., & Irianto, F. (2023). Temulawak: Tanaman Peningkat Imun dan Pencegah Penyakit. Pekalongan: Penerbit NEM.

Fadila, F., Safriani, S., Eliana, E., & Khaddafi, M. (2025). Pengumpulan Data dalam Penelitian Kualitatif: Wawancara. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(7), 13446-13449.

Raslina, H., Dharmawibawa, I. D., & Safnowandi, S. (2016). Diversity of Medicinal Plants in National Park of Rinjani Mountain in Order to Arrange Practical Handout of Phanerogamae Systematics. Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi, 4(1), 1-6. https://doi.org/10.33394/bioscientist.v4i1.210

Rifki, M., Qisthon, A., Farda, F., & Muhtarudin, M. (2024). Pengaruh Pemberian Temulawak (Curcuma xhanthorrhiza) terhadap Performa Produksi Kambing Peranakan Etawa. Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan, 8(2), 283-290. https://doi.org/10.23960/jrip.2024.8.2.283-290

Suteky, T., Dwatmadji, D., Ramadhanti, N., Chaniago, R. A., Ardania, J., & Aprian, D. (2026). Pemanfaatan Jamu Herbal untuk Kesehatan Ternak Ruminansia di Desa Srikaton-Bengkul Tengah. Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 47-52. https://doi.org/10.37090/jm-pkm.v5i1.3472

Tarumingkeng, R. C. (2024). Focus Group Discussion (FGD). Bogor: RUDYCT e-Press.

Yusnelly, Y., & Taufik, T. (2024). Peran Manajemen Kesehatan Ternak dalam Meningkatkan Produktivitas Peternakan Kambing Etawa. Jurnal Ilmu Peternakan Indonesia, 1(1), 8-14. https://doi.org/10.70134/jipena.v1i1.25

Downloads

Published

2026-07-23

How to Cite

Mubarok, A. M., Kharisma, L. A. D., Firliyanti, M. C., Ismail, A., Mochtar, Y. H., & Sa’adah, K. (2026). Pengaplikasian Program Vitamin Ternak TeBing (Temulawak Kambing) di Desa Kalisat Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso. Nuras : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 1204–1215. https://doi.org/10.36312/nuras.v6i3.1698